Onigiri kita akan berbeda
Di pagi hari atau angin malam
Kamu onigiri yang kamu kepal, sesudahnya,
hanya mendengar keluhan seseorang
setiap hari
Kamu onigiri yang kamu kepal, sesudahnya,
jati diri kamu
bergantung keramaian pagi hari
Kamu onigiri yang kamu kepal,
kebahagiaan dan kebebasan dirimu
membuat dunia iri
Kamu onigiri yang kamu pegang, tidak apa apanya,
hanya masa depan yang menghantui
masa lalu yang tak dimiliki
Satu kepal diselimutin rumput laut
Matahari terbit seperti di genggamannya
Salah arah buka, Onigiri tidak sesuai utuhnya
Memilih antara Ayam dan Tuna
Ayam yang tidak bisa diam dengan pemikirannya
Tuna yang bebas di pelosok samudra
Kebebasannya, dirampas seketika
Terikut campur di antara para manusia
yang tak punya rencana
selama hidupnya
Mereka hanya bisa membuat keributan
Seorang pria berjalan memulai hari
membawa setoples susunan Onigiri segar
berkeliling ke toko toko dengan lampu seterang terangnya
sebelum matahari mengalahkannya
mengucap Selamat Pagi
mengecek Onigiri yang sudah kadaluarsa
mengambil keuntungan harian bersama kasir
sambil mengantri
Bapak bapak jamaah subuh membawa karungan beras
Anak anak muda berbaju hitam dan kopi susunya
Wanita wanita kresak krusuk menggengam bungkusan mie instan
Tidak ada yang berpikir demi Onigiri
Kaum mana yang menginginkan onigiri
selain para penyendiri
yang mencoba tenang
menghadapi anugrahnya
Satu kepal untuk memulai hari
memilih berkeluh kesah
memilih berdiam diri
memilih pasrah di tangan Allah
Terima kasih sudah membacanya, semoga bermanfaat, sharing artikel ini di media sosial favoritmu akan sangat membantu! Butuh supportnya agar website ini tetap hidup
Atau kamu bisa langsung transfer ke rekeningku:
0081 6828 8714
Bank BLU by BCA DIGITAL (kode bank: 501)
atas nama FIRAS XXXISLAM